Wakamad MTsN 11 HSS Hadiri Temu Konsultasi Pencegahan Konflik Paham Keagamaaan Islam bagi tokoh Agama dan Ormas Islam se Kalsel
Banjarmasin (MTsN 11 HSS) – Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 11 Hulu Sungai Selatan (HSS) yang diwakili Wakil Kepala Madrasah (Wakamad) Bidang Kurikulum, Mahyuni, S.Pd., M.Pd hadiri kegiatan Temu Konsultasi Pencegahan Konflik Paham Keagamaaan Islam bagi tokoh Agama dan Ormas Islam, Rabu (27/8/2025) yang dilaksanakan di Gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin.
Kegiatan yang diselenggarakan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Kalimantan Selatan melalui Bidang Urusan Agama Islam bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tersebut, bertujuan untuk meningkatkan pemahaman terhadap aliran yang berkembang di masyarakat serta memahami tentang sumber potensi konflik sosial kegamaan terutama untuk para tokoh agama, tokoh masyarakat dan ASN Kemenag dalam memberikan pembinaan kepada masyarakat.
Kepala Kanwil Kemenag Kalsel Dr. H. Muhammad Tambrin, M.M.Pd. mengatakan kegiatan tersebut bukan sekedar ajang formalitas melaikan bagian dari ikhtiar bersama untuk mencegah potensi konflik melalui kolaborasi dan komunikasi antar aparat pemerintah, tokoh agama dan tokoh masyarakat.
"Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis Kanwil Kemenag Kalsel dalam membangun sistem peringatan dini terhadap potensi tumbuhnya paham keagamaan yang menyimpang serta menjaga harmonisasi umat beragama di daerah," katanya.
Menurut Tambrin perbedaan dalam pemahaman dan prakatik keagamaan adalah keniscayaan yang tidak boleh menjadi penghalang dalam kehidupan bermasyarakat. Justru perbedaan tersebut harus dijadikan kekuatan untuk mempererat hubungan dan memperkuat kerukunan.
Tambrin menilai Komunikasi yang baik antar individu dan kelompok adalah fondasi utama dalam mencegah konflik. "Kita harus mencari metode yang tepat agar konflik tidak terjadi, dan kuncinya adalah komunikasi," katanya.
Ditemui usai acara, Wakamad, Mahyuni menuturkan kehadirannya menggantikan Kepala Madrasah yang sedang sakit. Ia pun menyambut baik kegiatan ini agar dapat terbentuk sinergi yang kuat antara pemerintah, tokoh agama dan ormas Islam dalam menjaga kerukunan dan kedamaian bukan hanya di tingkat lokal tetapi juga sebagai kontribusi terhadap stabilitas nasional.
“Kami di MTsN 11 HSS dalam hal ini sangat mendukung pencegahan konflik paham keagamaan yang sangat rentan terjadi di tengah masyarakat. Alhamdulillah selama ini, madrasah kami sangat fokus terhadap peningkatan literasi keagaaman kepada siswa agar dapat memahami keberagaman dan menangkal paham-paham keagamaan yang menyimpang,” pungkasnya.
Penulis /
Fotografer : Bahrani
Tidak ada komentar