Breaking News

Wakamad MTsN 11 HSS Hadiri Kegiatan Pengembangan Kompetensi Kepala Madrasah Se-Kalimantan Selatan

Banjarmasin (MTsN 11 HSS) – Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 11 Hulu Sungai Selatan (HSS) yang diwakili Wakil Kepala Madrasah (Wakamad) Bidang Kurikulum, Mahyuni, S.Pd., M.Pd hadiri kegiatan Pengembangan Kompetensi Kepala Madrasah Se-Kalimantan Selatan, Rabu (27/08/2025) yang dilaksanakan di Hotel Rattan Inn Banjarmasin.

Kegiatan yang diselenggarakan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Kalimantan Selatan (Kalsel) tersebut, dihadiri oleh seluruh Kepala Madrasah Negeri tingkat MA, MTs, dan MI se-Kalsel.

Dalam sambutan dan arahannya, Ka.Kanwil Kemenag Kalsel, Dr. H. Muhammad Tambrin, M.MPd, menegaskan bahwa sejalan dengan arah kebijakan Outlook Kementerian Agama Tahun 2025, seluruh kepala madrasah harus memiliki visi yang jelas dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

Ka.Kanwil menekankan pentingnya kesiapan kepala madrasah untuk merespons berbagai kebijakan baru, seperti Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dan Tes Kemampuan Akademik (TKA), dengan strategi yang tepat dan inovatif.

“Peran Kepala Madrasah bukan hanya sebagai pengelola administrasi, tetapi juga sebagai pemimpin visioner yang mampu memberi teladan bagi guru, menggerakkan budaya mutu, serta menumbuhkan semangat inovasi di lingkungan madrasah,” tegasnya

Ka.Kanwil berharap para kepala madrasah semakin siap dalam mengawal mutu pendidikan, memperkuat literasi, menanamkan karakter, dan meneguhkan nilai-nilai moderasi beragama. “Madrasah harus menjadi pusat pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pada pembentukan generasi berilmu, berakhlak mulia, dan berintegritas tinggi agar mampu menghadapi tantangan zaman dengan percaya diri,harapnya.

Ditemui usai acara, Wakamad, Mahyuni menuturkan kehadirannya menggantikan Kepala Madrasah yang sedang sakit. Ia pun menyambut baik kegiatan ini, karena tidak hanya sekedar sarana peningkatan pengetahuan, tetapi juga menjadi momentum penting untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan.

“Selain itu juga untuk menyamakan persepsi, dan memantapkan langkah dalam membangun madrasah yang unggul, adaptif, serta berdaya saing di era transformasi pendidikan,” pungkasnya.

Adapun materi utama yang disampaikan pada acara tersebut mencakup Kurikulum Berbasis Cinta, Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI), dan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA).

Penulis / Fotografer : Bahrani



Tidak ada komentar