Breaking News

Lewat Puisi "Madrasah Menanti", Guru MTsN 11 HSS Berkontribusi dalam Pemecahan Rekor MURI Bersama IGI


Daha Utara (MTsN 11 HSS) – Guru sekaligus Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 11 Hulu Sungai Selatan (HSS), Sanwari Hidayat, S.Pd.I., Gr., M.M., berpartisipasi pada ajang Pemecahan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), Kamis (15/10/2026). Ajang penulisan puisi untuk guru terbanyak ini diselenggarakan oleh Ikatan Guru Indonesia (IGI).

Sanwari mengunggah karya sastra terbaiknya melalui kanal pendaftaran daring yang disediakan panitia. Keikutsertaannya menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan jarak dan wilayah bukan penghalang bagi pendidik di daerah untuk terus berkarya.

Dalam ajang berskala nasional ini, Sanwari mempersembahkan puisi berjudul "Madrasah Menanti". Karya tersebut menggambarkan perjuangan serta keterbatasan sarana yang dihadapi madrasah di kawasan pelosok. Melalui puisinya, ia berharap para pemangku kebijakan memberikan perhatian serta bantuan yang adil demi masa depan anak-anak di daerah tersebut.

Saat dikonfirmasi mengenai keikutsertaannya, Sanwari mengungkapkan rasa syukurnya dapat berkontribusi langsung dalam momentum bersejarah ini. Ia memandang kesempatan tersebut sebagai ruang untuk merajut silaturahmi sekaligus menyuarakan aspirasi pendidikan di daerah.

“Lewat puisi Madrasah Menanti, saya ingin berbagi rasa cinta pada literasi dan menitipkan harapan agar suara serta perjuangan madrasah di daerah makin mendapat tempat di hati masyarakat," ujar Sanwari.

Partisipasi aktif Sanwari mendapat sambutan hangat dan apresiasi tinggi dari pimpinan satuan pendidikan tempatnya mengabdi. Kepala MTsN 11 HSS, Khairani, S.Ag., mengaku bangga atas semangat kreativitas yang ditunjukkan oleh salah satu guru terbaiknya itu.

"Kami sangat mengapresiasi keikutsertaan Bapak Sanwari dalam ajang pemecahan rekor MURI ini. Langkah beliau tidak hanya membawa nama baik MTsN 11 HSS, tetapi juga diharapkan dapat memotivasi para guru dan murid untuk terus aktif berkarya," tutur Khairani.

Penulis : Laila

Fotografer : Bahrani

Tidak ada komentar