Breaking News

Penguatan Nilai-Nilai Madrasah Warnai Hari Kedua MATAMUDA MTsN 11 Hulu Sungai Selatan

Daha Utara (MTsN 11 HSS) — Pelaksanaan Masa Ta'aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) Tahun Ajaran 2026/2027 di MTsN 11 Hulu Sungai Selatan memasuki hari kedua dengan menghadirkan materi penguatan karakter melalui sesi Nilai-Nilai Madrasah, yang berlangsung di Musholla Tanwirul Qulub MTsN 11 Hulu Sungai Selatan, Selasa (14/07/2026). Kegiatan diikuti oleh seluruh murid baru dengan penuh antusias sebagai bagian dari pembentukan karakter dan budaya madrasah sejak awal memasuki lingkungan pendidikan.

Materi pertama bertajuk Nilai-Nilai Madrasah I disampaikan oleh Drs. Baderun dengan mengangkat tema keutamaan ibadah serta adab kepada orang tua, guru, teman, dan sesama. Dalam penyampaiannya, Baderun menekankan bahwa keberhasilan seorang peserta didik tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik, tetapi juga oleh kualitas akhlak, kedisiplinan dalam beribadah, serta sikap hormat kepada orang tua, guru, dan lingkungan sekitar.

"Ibadah yang baik harus tercermin dalam perilaku sehari-hari. Menghormati orang tua, memuliakan guru, menyayangi teman, dan berakhlak santun merupakan nilai-nilai yang harus terus dijaga oleh setiap warga madrasah," pesannya kepada peserta MATAMUDA.

Selanjutnya, materi Nilai-Nilai Madrasah II disampaikan oleh Yaumah, S.Pd. dengan fokus pada tata tertib madrasah dan strategi cepat beradaptasi di lingkungan MTsN 11 Hulu Sungai Selatan. Dalam paparannya, Yaumah menjelaskan berbagai ketentuan yang berlaku di madrasah, mulai dari kedisiplinan, etika berpakaian, budaya belajar, hingga pentingnya membangun komunikasi yang baik dengan guru dan teman.

Yaumah mengajak seluruh murid baru untuk menjadikan tata tertib sebagai budaya positif dalam kehidupan sehari-hari di madrasah. Menurutnya, kemampuan beradaptasi akan memudahkan peserta didik berkembang secara akademik maupun sosial.

"Tata tertib bukanlah sebuah pembatas, melainkan pedoman yang akan membantu kalian menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, dan berkarakter. Jangan takut untuk beradaptasi, berani bertanya, menjalin persahabatan, serta menghormati guru dan seluruh warga madrasah. Dengan begitu, kalian akan merasa nyaman dan mampu berkembang menjadi pribadi yang membanggakan," ujar Yaumah.

Melalui penyampaian kedua materi tersebut, peserta MATAMUDA memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai budaya madrasah, nilai-nilai keislaman, serta pentingnya membangun karakter sejak dini. Kegiatan ini sejalan dengan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta, yang menekankan pembentukan insan yang religius, berakhlak mulia, disiplin, dan mampu beradaptasi secara positif di lingkungan madrasah.

Rep/Ft : Laila

 

Tidak ada komentar