Ekoteologi dalam Aksi: Murid Baru MTsN 11 Hulu Sungai Selatan Dibiasakan Membawa Tumbler
Daha Utara (MTsN 11 HSS) – Madrasah Tsanawiyah Negeri 11 Hulu Sungai Selatan terus menanamkan budaya peduli lingkungan kepada peserta didik melalui pelaksanaan Masa Ta'aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) Tahun Ajaran 2026/2027. Salah satu implementasi nyata yang diterapkan selama kegiatan berlangsung adalah mewajibkan seluruh murid baru membawa tumbler sebagai wadah minum pribadi. Kebiasaan tersebut menjadi bagian dari upaya mengurangi penggunaan botol dan gelas plastik sekali pakai serta mendukung Program Ekoteologi Kementerian Agama Republik Indonesia. Rabu (15/06/2026)
Kebijakan ini diterapkan sejak hari pertama MATAMUDA sebagai bentuk edukasi kepada murid baru agar membiasakan gaya hidup ramah lingkungan. Selain mengurangi timbulan sampah plastik di lingkungan madrasah, penggunaan tumbler juga diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga kelestarian alam merupakan bagian dari pengamalan nilai-nilai keagamaan.
Kepala MTsN 11 Hulu Sungai Selatan, Khairani, S.Ag., menyampaikan bahwa pembiasaan membawa tumbler merupakan salah satu langkah sederhana yang memiliki dampak besar terhadap pelestarian lingkungan.
"Madrasah tidak hanya mendidik peserta didik menjadi pribadi yang cerdas secara akademik, tetapi juga membentuk karakter yang peduli terhadap lingkungan. Membawa tumbler adalah kebiasaan sederhana yang mencerminkan tanggung jawab kita dalam mengurangi sampah plastik dan menjaga ciptaan Allah Swt. sebagai implementasi nilai-nilai Ekoteologi," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia MATAMUDA, Sanwari Hidayat, S.Pd.I., Gr., M.M., menjelaskan bahwa pembiasaan tersebut merupakan bagian dari pendidikan karakter yang diintegrasikan dalam seluruh rangkaian kegiatan MATAMUDA.
"Kami ingin menanamkan kepada murid baru bahwa mencintai lingkungan dimulai dari tindakan kecil yang dilakukan secara konsisten. Membawa tumbler bukan sekadar memenuhi aturan, tetapi menjadi simbol kepedulian terhadap bumi dan bentuk dukungan nyata terhadap Program Ekoteologi Kementerian Agama RI. Semoga kebiasaan baik ini terus berlanjut dalam kehidupan sehari-hari di madrasah maupun di rumah," ujar Sanwari.
Melalui gerakan membawa tumbler, MTsN 11 Hulu Sungai Selatan berharap peserta didik memiliki kesadaran ekologis sejak dini serta mampu menjadi agen perubahan dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Langkah ini juga memperkuat komitmen madrasah dalam mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta, yang mengintegrasikan nilai religius, kepedulian sosial, dan tanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan.
Rep : Laila
Ft : Sanwari

Tidak ada komentar